Ronaldo Taklukan Atletico Dengan Hattrick

atletico madrid vs real madrid 2016 0-3, atletico madrid, real madrid , derby madrid, cristiano ronaldo, hatrick ronaldo
Ronaldo membuat Gol dari Tendangan Bebas

Akirnya saat yang ditunggu telah tiba. Pada hari Minggu tanggal 20 November 2016 merupakan pertandingan Derby Madrileno dalam ajang kompetisi Liga Spanyol putaran ke 12. Dalam pertandingan yang diadakan di Vincente Calderon, Real Madrid telah membuktikan jawara sepak bola di Kota Madrid setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan skor telak 3-0.

Dalam menaklukan Atletico, ketiga gol tersebut ternyata Continue reading “Ronaldo Taklukan Atletico Dengan Hattrick”

Zidane Tak Puas Menang Tipis Lawan Gijon

cristiano ronaldo, real madrid vs gijon 2016, real madrid, gijon, liga spanyol, la liga
Cristiano Ronaldo Brace

Pada hari Sabtu tanggal 26 November kemarin, Real madrid melanjutkan ajang kompetisi Liga Spanyol putaran ke 13. Pertandingan tersebut diadakan di kandang sendiri Estadio Santiago Bernabeu untuk menjamu Sporting Gijon, pemilik peringkat ketiga dari bawah klasemen sementara La Liga. Kali ini Madrid menang tipis 2-1

Pemain yang berhasil membuat angka Real Madrid pada pertandingan tersebut Continue reading “Zidane Tak Puas Menang Tipis Lawan Gijon”

Mampukah di Tangan Zidane Madrid Mengalahkan Atletico?

Atletico Madrid vs real Madrid 2016, La Liga, liga spanyol, Atletico madrid, real madrid, derby Madrileno
Atletico Madrid vs real Madrid 2016

Tanggal 20 November 2016, hari Minggu besok, Real Madrid akan menjalani pertandingan yang sangat dinantikannya dalam liga Spanyol musim ini, yaitu Derby Madrileno. Pertandingan ini mempertemukan dua klub sepak bola yang berada dalam satu kota, dalam hal ini Atletico Madrid.

Pertandingan melawan Atletico merupakan ajang lanjutan dalam kompetisi liga Spanyol, La Liga putaran ke 12. Derby ini merupakan suatu pertandingan yang Continue reading “Mampukah di Tangan Zidane Madrid Mengalahkan Atletico?”

2 Pemain Ini Tak Memilih Pelatihnya Sebagai FIFA Best Coach 2016

Fernando Santos, Cristiano Ronaldo, Zinedine Zidane, FIfa best coach 2016
Fernando Santos, Cristiano Ronaldo, Zinedine Zidane

Riyad Mahrez yang merupakan pemain sayap  dari Leicester City  mengungkapkan rasa salutnya terhadap pelatih Real Madrid yaitu Zinedine Zidane. Ia juga sempat mengatakan bahwa Zidane merupakan pelatih terbaik di dunia karena menurutnya Zidane berhasil meraih trofi di Liga Champions walau baru memegang klub tersebut. Pelatih dari Leicester sendiri sebenarnya juga masuk dalam kategori 10 besar pelatih terbaik di FIFA 2016. Namun sepertinya pemain sayap asal Aljazair itu tak memilihnya.

Claudio Ranieri dimasukkan ke dalam daftar pelatih terbaik karena Ia telah sukses membawa membawa Leicester City menjadi juara liga Premier league musim kemarin, dimana klubnya tak pernah memperoleh piala Liga Inggris sekalipun selama mereka mengikuti kompetisi ini. Tak mudah bagi Ranieri untuk dapat memenangi kompetisi ini mengingat Ia harus bersaing dengan beberapa pelatih top dunia lainnya dan Zidanea adalah salah satunya.

Namun Mahrez mengatakan bahwa kedua pelatih tersebut sama-sama hebat, hanya saja dimatanya Zidane lebih baik. Kepada Goal International Ia menjelaskan “Di Inggris, nomor satu adalah manajer kami, tapi saya akan mengatakan Zidane adalah yang terbaik di dunia karena ia memenangkan Liga Champions,”

Sekedar informasi, Zidane memang sempat membantu Real Madrid meraih trofi Liga Champions kedua dalam tiga tahun terakhir yaitu musim 2013–14 dan 2015–16.

Zidane memang telah merasakan banyak hal yang berguna dari pengalamannya saat menjadi asisten manajer di Real Madrid dimana Carlo Ancelotti adalah pelatih utamanya. Ancelotti juga memberinya modal berharga untuk dapat berkembang menjadi pelatih. Namun setelah Ancelotti pergi, Ia dapat meneruskan metodenya dan dapat meraih prestasi yang luar biasa hanya dalam waktu singkat.

Senada dengan Maherz, Cristiano Ronaldo  juga tak memilih pelatih di klubnya yaitu Zidane sebagai pelatih terbaik di FIFA 2016. Ia malah menunjuk pelatih lain yaitu Fenando Santos. Santos merupakan pelatih dari timnas Portugal yang kemarin membawa Portugal untuk menjuarai Piala Eropa di musim panas lalu. Dan ini juga merupakan gelar perdana negaranya di level Internasional.

Kepada FFT Ronaldo membeberkan “Jelas dua pelatih saya, baik Zinedine Zidane maupun Fernando Santos, melakukan kerja yang bagus. Namun menurut opini saya, tentu akan lebih sulit menjuarai Piala Eropa bersama Portugal, dimana hal ini menjadi yang pertama dalam sejarah kami. Zidane memang melakukan pekerjaan yang fantastis, namun saya harus sedikit mendukung pelatih satunya, saya akan memilih Santos.”

Zidane Bantah Anak Emaskan Ronaldo

Zinedine ZIdane, Cristiano Ronaldo, real madrid, la liga, liga spanyol
Zinedine ZIdane dan Cristiano Ronaldo

Pelatih Real Madrid saat ini yaitu Zinedine Zidane menepis tuduhan bahwa dirinya selalu memperlakukan mega bintang Cristiano Ronaldo sebagai anak emas. Isu ini beredar dikarenakan Zidane seperti tak berani untuk mencadangkan Ronaldo, walaupun Ia sudah jarang menyumbangkan gol bagi timnya. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa jika Zidane mencadangkan Ronaldo maka akan membuat striker andalannya marah.

Zidane berpendapat bahwa setiap pemain di Real Madrid memiliki kesempatan yang sama untuk dapat merumput dalam setiap pertandingan. Ia juga mengatakan “Saya tidak pernah memiliki starting line up hanya untuk menyenangkan pemain. Saya pernah menajdi pemain dan jika Anda bermain atau tidak, semua orang tidak akan senang,”.

Pelatih berusia 44 tahun tesebut memang mengakui bahwa Madrid saat ini sedang tidak bermain dengan penampilan yang terbaiknya. Contohnya saja saat mereka melawan Legia Warsawa di Liga Champions, mereka hanya mampu bertanding dengan hasil imbang dan juga kemasukan gol 3 kali. Namun Ia tak mau menyalahkan para pasukannya dan Ia merasa lebih bertanggung jawab atas hasil yang dicapai timnya.

Ia menjelaskan “Saya akan lebih suka jika Madrid bermain dengan kualitas tinggi selama 90 menit, tapi kami hanya bermain setengah jam. Apa yang publik katakan di luar kendali saya. Saya bertanggung jawab pada sebagian kecil hal baik yang terjadi pada klub ini, dan jika ada yang salah maka itu tanggung jawab saya dan saya merasa seperti itu pada saat ini,”.

Saat ini Zidane sedang memperbaiki tim untunk mendongkrak performa mereka sedikit demi sedikit. Hasilnya bisa dibuktikan pada ajang kompetisi Liga Spanyol, saat melawan Leganes. Mereka berhasil menggetarkan gawang Leganes sebanyak tiga kali. Dan sayangnya Ronaldo lagi lagi belum mampu menyumbangkan golnya pada pertandingan tersebut.

Kemenangan itu memang membuat Real Madrid memimpin klasemen sementara La Liga untuk putaran ke 11. Namun menurut Zidane, hal tersebut masih belum menjamin timnya akan memenangkan pertandingan ini karena masih akan banyak pertandingan yang harus dijalani. Masih banyak celah untuk berbuat kesalahan sehingga dapat dimanfaatkan oleh tim lawan.

Ia mengatakan “Berada di puncak memang bagus, tapi pada akhirnya itu tak berarti banyak karena kami masih harus menjalani banyak pertandingan. Kami akan terus bekerja dengan pemain yang tidak bergabung dengan timnas mereka,”